Burung Elang & Lakipadada Group


Elang menjadi burung yang paling populer sepanjang peradaban manusia. Wujudnya dijadikan simbol oleh banyak bangsa sejak dulu

Menjadi lambang militer saat kekaisaran Roma dan Persia, digunakan juga oleh Napoleon, hingga saat Ottoman Turks berkuasa di Turki.

Sementara di Indonesia, elang sudah dipakai oleh Sejarah Kerajaan Sintang, Di pulau jawa Toraja, Gowa, Bone, Luwu di Sulawesi Selatan sekitar abad 13 M
Sekarang  lebih dari 40 negara menggunakan elang sebagai lambang nasional.
Sebuah perusahaanpun tak kalah menjadikan sebuah logo dalam sebuah perusahaan termasuk Lakipadada Group sebuah perusahaan yang sangat identik dengan filosopi elang karena memiliki pedoman belajar seperti elang berikut ulasan Lakipadada Group

Fokus pada tujuan
Elang memiliki pandangan yang sangat tajam. Dalam membidik mangsa, bahkan burung elang bisa melakukannya dari jarak puluhan kilometer. Kemampuan kecepatan terbangnya yang mampu mencapai kecepatan 300 kilometer tiap jamnya. Jauh lebih cepat dari itulah sebabnya elang termasuk kelompok hewan yang hampir selalu berhasil dalam hal berburu.


Potensi diri dan Setia Kawan
Elang terbang jauh lebih tinggi dibanding unggas-unggas lainnya? Elang suka terbang lebih tinggi karena semakin tinggi ia terbang, maka semakin kencang pergerakan angin yang ia dapatkan. Apa sih hubungannya? Meski rata-rata unggas lainnya justru menghindari hembusan angin kencang saat terbang, elang justru sebaliknya. Elang justru mencari angin kencang untuk mengistirahatkan sejenak sayapnya dari gerakan mengepak.
Setia Kawan
Elang juga terkenal sebagai salah satu hewan yang setia kawan.

Selain terbang tinggi, elang juga suka tinggal di tempat-tempat tinggi seperti puncak pohon di daerah pegunungan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari serangan atau gangguan dari hewan-hewan lainnya.

Elang yang tak takut akan ketinggian ini bisa dimaknai sebagai proses perkembangan diri dalam kehidupan. Jangan merasa takut untuk selalu memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan merasa lelah untuk berusaha mencapai hal-hal yang lebih baik dari sebelumnya.


Berkawan dengan badai
Sejalan dengan kesukaan elang terbang tinggi bersama angin kencang, elang juga punya kebiasaan yang berbeda dari hewan lainnya. Elang suka mencari angin badai disaat hewan lain justru menghindari terjangan badai kenapa bisa begitu ya?

Alasannya adalah angin. Badai tentu memiliki hembusan angin yang lebih kencang dan hal ini sangat sesuai dengan kesukaan elang. Memanfaatkan hembusan angin untuk terbang lebih tinggi, mengistirahatkan kepakan sayapnya. Elang bukanlah sosok burung yang menghindari badai, tapi justru menanti datangnya angin badai dan cenderung mencari lokasi keberadaan angin badai.

Dalam hidup, seharusnya kita juga mampu berkawan dengan masalah yang bisa kita alokasikan dengan badai yang harus ditaklukkan oleh elang. Bukan hanya bersikap tenang dalam menghadapi masalah, tapi juga menggali potensi positif di balik suatu masalah.

Elang adalah hewan berdarah panas yang mampu terbang jauh dengan kecepatan hingga 160 km per jam dan dapat mencengkram mangsanya dengan cakarnya yang kuat. Paruhnya yang tidak bergigi tetapi mempunyai bengkok yang kuat, sanggup untuk mengoyak daging mangsanya. Daya penglihatan seekor elang sejauh 5 km. Sungguh luar biasa…!!!

Meski elang mewarisi kemampuan tersebut secara genetik, bukan berarti mereka tidak berlatih dan berjuang saat masih kecil.

Elang muda mulai berlatih terbang saat mencapai usia 2 atau 3 bulan. Beberapa bahkan lebih cepat, terutama bagi elang kecil yang tidak suka berbagi sarang dengan saudaranya.

Awal belajar terbang pasti mengalami jatuh-bangun. Tak ada satu burung elang pun yang langsung sukses terbang saat pertama kali mencoba.

Pada beberapa kasus, ada elang muda yang takut keluar sarang dan belajar terbang. Maka orang tuanya akan terbang sekeliling sarang sambil memancing anaknya dengan makanan favorit. Jadi tak benar pendapat yang mengatakan orang tua elang sengaja menendang anaknya agar berani terbang.

Bagaimanapun, seekor elang muda harus punya keberanian untuk keluar dari sarangnya yang nyaman. Karena pada usia sekitar 6 bulan elang muda harus bisa terbang sendiri tanpa pengawasan orang tuanya lagi.

Mereka juga belajar mencari umpan dengan melihat serta mengikuti orang tuanya saat berburu. Mereka belajar terbang tinggi, mengintai, lalu terjun secepatnya mencengkeram mangsanya.

Elang adalah burung yang mampu terbang paling tinggi di dunia ini. Elang bahkan membuat sarang di ketinggian. Padahal seperti diketahui bahwa di ketinggian, angin selalu bertiup sangat kencang.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan kita adalah sang penguasa atas diri kita sendiri.
Jangan biarkan masa lalu menumpulkan harapan dan melayukan semangat kita.
Pemikiran akan mempengaruhi tindakanmu…
Tindakan akan mempengaruhi kebiasaanmu….
Kebiasaan akan mempengaruhi karaktermu…
Dan karakter akan mempengaruhi jalan hidupmu ke depan…
Kita adalah elang-elang itu….

Perubahan pasti terjadi..!!!
Maka dari itu, kita harus berubah
"Fly like an eagle" KitaPastiBisa semoga tulisan ini bermanfat terima kasih.

Jangan lupa like Fanfage Facebook Kami @HaloTukang: https://www.facebook.com/100302138221433?referrer=whatsapp

Serta Dawnload Aplikasi Kami HALOTUKANG di playstore Cara mudah mencari tukang:
https://play.google.com/store/apps/details?id=wawandev.android.halotukang